Edelweis



Edelweis,
Terasa tak paham mengapa begitu lekas ini mendalam
surgawi segala udaramu menyeruak ke dinding-dinding jantungku
terikat, kugenggam wangi tubuh yang kukenal tentang kamu
terombang ambing anginnya, rubahan pagi, siang dan malam,
aku menyatu kepada kamu

Edelweis,
bagaimana cara aku bicara, jika tak ada lagi tandingannya
menuang hati tumbuhkan aku pada putik-putik dan kelopakmu 
ah satu hal saja yang pasti, sarimu merayu dari sudut segala aku 

Edelweis,
Tak ada yg lebih syahdu dari adiwarna pagi ini.
Pada dedaunmu yang diam-diam membuka cahayanya,
pada riuh camar yang seru diatas sana,
pada aroma gigil yang mengembun menyelaminya.
semua hanya mahkota syahdu yang aku rasa.
Wahai langkah-langkah pendaki, aku kabarkan;
aku sedang terlelap pada edelweis yg paling sempurna.


Comments

Popular posts from this blog

#JerawatUnyuUnyuJadiBuku