Tuesday, October 13, 2015

Hujan Musim Panas

Sumber: google.com


Lost Stars - Adam Levine

Untuk memulai, lagu sekaligus soundtrack film Begin Again ini semoga pas didengar bersama tulisan ini ya.

Kalian bisa ikutan dengar di via youtube ini.

Kali ini, gue gak bicara soal lagunya, filmnya, atau kenapa gue gak pernah nulis blog lagi. Yang terakhir... gue yakin banyak juga yang gak pingin tau. #NasibBloggerYangDideportasi.

By the way, sesuai judul kali ini, untuk kedua kalinya gue mau ngomongin soal hujan. Kalo kalian nanya kenapa untuk kedua kalinya, mungkin karena gue ngerasa lebih enak aja buat cerita pas diluar lagi hujan.

Well, dan ketika lagu kalian sudah diputar... untuk tulisan kali ini, mari kita mulai.

***

Hujan.
Iya... gue ngomongin hujan kali ini. Sepertinya, karena itu juga yang lagi dikangenin beberapa orang banyak, belakangan. Ya... setidaknya gue.

Sebelum lebih jauh soal hujan, mari kita awali dengan berdoa untuk temen-temen yang terkena asap kebakaran hutan di beberapa wilayah, semoga semua lekas baik-baik saja dan juga lekas hujan disana. Amiin.

Disaat gue memulai menulis baris-baris awal judul ini, hujan lagi seru-serunya di luar. Di musim panas seperti ini serasa dahaga sekali untuk melihat hujan semacam ini. Dimana setiap tetes airnya, udara yang berubah sejuk, samar-samar aroma tanah. Semua perlahan seakan menemukan detail-detail hujan sepenuhnya.


Hujan...
Banyak juga orang yang menikmati lamunannya ketika hujan. Seperti mengiringi ingatan-ingatan senyum orang-orang tersayang, seperti mengiringi ingatan masalalu yang  belum juga hilang, seperti mengiringi ingatan-ingatan "diruangnya" secara tenang. Semua membawanya bersama hujan.

Seperti juga berbagai perasaan, ketika hati berbicara, bahwa...

Cinta itu kamu, kamu soal masalalu.
Ketika...
Cinta itu sederhana, sesederhana nyaman melihat kamu nyaman.
Ketika...
Cinta itu percaya, percaya disaat sudah rela tapi kepo juga.
Ketika
Cinta itu begini, begini saja aku senang.
Ketika
Cinta itu buta, buta... mana yang mantan, mana masa depan.
Dan ketika
Cinta itu doa, doa semoga kamu bahagia.
Dan ketika
Cinta itu tidak ada, tidak ada keberanian... untuk lupa.
Dan ketika
Cinta itu rela, rela... kamu senang bersamanya.
Dan juga... ketika
Cinta itu diam, diam-diam menunggu kamu.
Walaupun akhirnya...
Cinta itu senyum, senyum dan bilang, 'Selamat menempuh hidup baru'.

Apapun itu, seperti hujan saat ini, semesta seakan terasa pas.... pas untuk bilang:
Gue tetap suka hujan.

Dan sebagai penutup, bersama lagu ini beserta hujan musim panas... ngopi bareng, yuk!